FISIP UMSU | Salah satu tim PKM (Program Kreativitas Mahasiswa)  FISIP UMSU memberi pelatihan dan pengetahuan fardhu kifayah kepada masyarakat Kampung Mualaf, Desa Lau Beng Kaladeh dengan bantuan smartphone, pertengahan Juni kemarin. Kegiatan ini digelar setelah sebelumnya, Tim mahasiswa FISIP UMSU ini memenangkan Program Kreativitas Mahasiswa tingkat nasional pendanaan tahun 2021.

Ketua PKM Arif Abdillah, didampingi para anggota Andini Wardatul Jannah, Hafazira Simatupang, Sari Kiswah Rambe, dan Manisa Febiola Br Sitepu menyampaikan kegiatan pelatihan seperti ini perlu dilakukan mengingat semua manusia pasti akan kembali ke pangkuan Ilahi.

“Menyelenggarakan fardhu kifayah untuk jenazah termasuk kewajiban bersama seorang muslim atas muslim lainnya. Pelatihan ini kami lakukan karena sebagian masyarakat di sana adalah orang yang baru masuk Islam (mualaf),” ujar Arif usai melaksanakan kegiatan. Saat melaksanakan pelatihan, Arif dan kawan-kawan terus mendapat pendampingan dari dosen pendamping Edy Suprayetno, S.Pd, M.Pd.

Tim PKM FISIP UMSU foto bersama dengan Dosen Pendamping sebelum pelaksanaan pelatihan pelaksanaan fardhu kifayah.

Ditemui di kampus FISIP UMSU, akhir pekan kemarin Arif Abdillah lebih jauh memaparkan program ini memberikan pelatihan tentang penyelenggaraan jenazah atau fardhu kifayah dengan menggandeng mitra yang ada di desa tersebut, yakni BKM An-Nur serta diikuti juga oleh beberapa warga dan anak-anak dengan menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan dimulai dengan memberikan pengertian tentang pentingnya kegiatan ini bagi mereka yang sebagian besar adalah orang yang baru masuk Islam (mualaf).

Kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan pemberian materi dan praktik oleh instruktur, dimulai dari memandikan jenazah, mengkafani, mensolatkan dan menguburkan. Tak lupa juga dengan memakai bantuan aplikasi yang ada di smartphone yang bisa membantu sebagai petunjuk mengenai tata cara pelaksanaan fardhu kifayah yang bisa dilihat oleh masing-masing orang.

“Dengan adanya program ini diharapkan mitra dan masyarakat mampu melaksanakan fardhu kifayah secara mandiri dengan baik dan benar serta sebagai amalan kepada sesama manusia,” kata Arif lagi.

Ketua BKM An-Nur, Salim Sitepu menyambut positif kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih dan kepada mahasiswa FISIP UMSU yang telah meluangkan waktu dan membagi ilmu spiritual untuk masyarakat Desa Lau Beng Kaladeh dalam hal pelaksanaan fardu kifayah.

“Kami ucapkan terima kasih dan bangga kepada mahasiswa FISIP UMSU yang telah membagikan ilmu spiritual kepada kami tentang fardu kifayah ini, mudah-mudahan program ini tidak sampai di sini aja melainkan berlangsungke depan dan dengan kegiatan lainnya,” katanya.

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara atau lebih dikenal dengan nama FISIP UMSU terdiri dari tiga (3) program studi andalan yaitu : 1. Kesejahteraan Sosial 2. Ilmu Komunikasi 3. Ilmu Administrasi Publik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *