Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara sukses masuk 10 besar terbaik  nasional ujian kompetensi mahasiswa profesi dokter (UKMPPD) dengan tingkat kelulusan mencapai 96 persen.

“Mengutip laporan yang disampaikan pihak dekanat, FK UMSU berada di urutan 7 dari 176 fakultas kedokteran yang ada di Indonesia,” ungkap Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP saat yudisium dan pengangkatan sumpah dokter angkatan ke tujuh Fakultas Kedokteran, Kamis (25/8).

Dijelaskan dia, tingginya angka kelulusan mahasiswa FK UMSU yang mengikuti UKMPPD Tahun 2016 merupakan prestasi terbaik sejak 2014. Pencapaian prestasi itu patut disyukuri karena tidak mungkin diraih tanpa kerja keras seluruh komponen.

Prestasi yang diraih FK UMSU sejalan dengan makin besarnya kepercayaan yang diberikan. Meski baru berusia sekitar delapan tahun, tepatnya FK UMSU berdiri pertengahan Tahun 2008, namun telah mendapatkan kepercayaan luar biasa dari pemerintah. Lulusan FK UMSU menjadi salah satu yang mendapat undangan langsung dari Mabes TNI untuk meniti karir menjadi perwira militer.

“Undangan Mabes TNI kepada para lulusan FK UMSU untuk ikut berkompetisi menjadi perwira karir merupakan kesempatan yang juga harus direbut sehingga diharapkan akan ada alumni yang berpangkat jenderal,” katanya.

Lebih lanjut, FK UMSU harus terus berbenah sehingga mampu mepertahankan akreditasi, termasuk meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya lewat  kerjasama dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri. Kerjasama yang sudah dijajaki diantaranya dengan Universitas Nasional Filipina, Mahidol.

Lewat kerjasama tersebut, mahasiswa UMSU bisa mendapatkan ruang dan kesempatan untuk menimba ilmu melalui magang di luar negeri. “Mudah-mudahan upaya-upaya pembenahan dan kerjasama berjalan baik sehingga para lulusan FK UMSU semakin percaya diri untuk meraih prestasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, dia juga minta para lulusan UKMPPD tidak cepat merasa puas dan terus belajar dan melakukan pengembangan keilmuan. Setelah yudisium para lulusan harus kembali mempersiapkan diri mengikuti intensif selama setahun mengikuti Program Kementerian Kesehatan.

“Jangan puas dengan ilmu yang ada sekarang, tapi harus terus belajar dan melakukan pengembangan keilmuan,” katanya.

Rektor juga minta, lulusan menjaga nama baik fakultas dan universitas , serta tetap memberi masukan ke fakultas meski sudah menjadi alumni. UMSU yang saat ini sedang merancang pembangunan kampus terpadu di lahan sekitar 25 hektare juga diharapkan segera memiliki rumah sakit pendidikan sendiri.

Dekan FK UMSU, dr Ade Taufiq, SpOG menambahkan, hasil kelulusan UKMPPD dari FK UMSU sama dengan dokter lulusan FK  seluruh Indonesia. Untuk tahun ini FK UMSU berhasil meraih terbaik dengan presentasi lulusan tertinggi dengan jumlah sebanyak 26 mahasiswa yang dikirim, lulus 25.

“Berdasarkan hasil pertemuan forum dekan, FK UMSU rangking tujuh Nasional,” katanya.

Kepada para yudisium dia mengingatkan, ke depan ada tantangan yg besar untuk menjadi dokter yg siap pakai. Artinya para lulusan harus tetap belajar mengikuti perkembangan ilmu kedokteran. Intinya pendidikan merupakan modal menjadi dokter yang baik.

“Menjalani profesi dokter tidak mudah, banyak hal hal perlu dipersiapkan,untuk itu harus terus menuntut ilmu,
siapakan diri dari sekarang untuk menjadi dokter yang baik,” katanya.

Sementara itu, dr Dian  Adriani yang merupakan lulusan terbaik dengan IPK 3,75 dalam sambutannya mengatakan, lulus UKMPPD dan menjadi dokter bukan akhir dari perjuangan. Dokter merupakan profesi  mulia yg hrs dijalani sepanjang hayat.

“Saya sangat bererimakasih kepada dosen yg telah mengajarkan ilmu kedokteran dan memberi keteladanan sehingga  bisa meraih profesi dokter,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *