irawan-satriotomoProfesor riset dari Universitas Florida Amerika dr Irawan Satriotomo, PhD mengisi ceramah dalam Seminar Neuroscience yang diadakan Fakultas Kedokteran UMSU, kemarin. Juga hadir pembicara DR Dr Aldy S Rambe, Sp.S (K) membicarakan sisi diagnosa dan perawatan terhadap masalah penurunan fungsi dan kelainan pada otak (Diagnostic and Treatment of Dementia) yang dipandu moderator masing-masing dr Zukhrofi Muzar, M.Si, Med selaku Kepala Lab. Departem Histology FK UMSU dan dr Meizly Andina, M.Biomed.

Pada seminar ini, dr Irawan sekaligus memberikan materi tentang publikasi ilmiah di jurnal internasional bagi peserta terdiri dari dosen dan mahasiswa tidak hanya dari FK UMSU juga dari FK USU, berlangsung di Aula lantai 3 Kampus FK UMSU. Pembicara lain adal

Pada kesempatan itu, dr Irawan mengatakan pengembangan Neuroscience di Tanah Air terkendala pada minimnya lembaga riset untuk menjembatani keilmuannya.

Profesor yang masih berkewarganegaraan Indonesia ini mengaku Indonesia memiliki alat untuk aplikasi keilmuan tetapi penelitian kita sangat terbatas. Itu dapat dilihat dari kualitas penanganan terhadap pasien, padahal Neuroscience ini sebagai subjek yang tumbuh dan berkembang sangat pesat tidak hanya dalam bidang ilmu Kedokteran dan Biologi tetapi juga bidang komputasi dan perkembangan artifisial. Neuroscience merupakan kajian tentang sistem kendali tubuh yaitu sistem syaraf dengan otak di pusatnya sebagai unsur paling penting dan rumit.

Dia mengajak para mahasiswa dan dosen Kedokteran untuk menikmati tantangan intelektual dengan meneliti dan mengkaji lebih banyak salah satu dari fenomena dunia alami yakni otak. Banyak pasien yang mengalami persoalan pada syaraf seperti stroke membutuhkan SDM dari para dokter sehingga model-model penyakit yang berkaitan dengan syaraf dan otak dapat ditangani dengan baik dan sempurna, tetapi jika pengkajian (riset) masalah syaraf tidak ditingkatkan di basis-basis lembaga keilmuan, maka akan berdampak pada rendahnya kualitas pencegahan dan penangganan pada masyarakat/pasien.

Dia berharap FK UMSU dapat berperan sebagai basis lembaga keilmuan yang terus melakukan riset studi ini. Dr Irawan mengaku telah banyak melakukan riset di Amerika yang mengkaji tentang studi ini sehingga didapat model penanggulangan pada penderita. Hasil riset dapat dituangkan dalam bentuk tulisan di jurnal internasional untuk meningkatkan dan mempertajam tuntutan basis akademik. Untuk itu penguasaan dan pemahaman cara menulis karya di jurnal harus juga dikuasai mahasiswa dan dosen kedokteran. Ini sekaligus untuk memperbaiki mutu dunia pendidikan kita. Terkait pentingnya publikasi ilmiah, seminar ini juga diisi dengan materi tentang tips membuat publikasi ilmiah di jurnal internasional yang langsung disampaikan profesor riset dari Universitas Florida.

Seminar dibuka oleh Dekan FK UMSU Dr Ade Taufik, SpOG dan dihadiri para pembantu dekan, mahasiswa dan para dosen FK baik dari UMSU maupun FK USU serta lembaga lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *